mengenal lebih dekat taksonomi dan morfologi tumbuhan kembang merak (Caesalpinia pulcherrima)
Kembang Merak
Kingdom: Plantae
Subkingdom: Tracheobionta
Superdivisi: Spermatophyta
Divisi: Magnoliophyta
Kelas: Magnoliopsida
Subkelas: Rosidae
Ordo: Fabales
Famili: Caesalpiniaceae
Genus: Caesalpinia
Spesies: Caesalpinia pulcherrima (L.) Swartz
Morfologi daun Kembang Merak
·
Bangun: Daun kembang merak biasanya adalah daun majemuk atau daun yang
terdiri dari beberapa daun kecil yang disebut daun anak atau foliol. Daun
majemuk ini disusun secara berseling dan membentuk pola berpasangan.
·
Ujung: Ujung daunnya umumnya meruncing atau tumpul, tergantung pada
variasi genetik atau kondisi pertumbuhan.
·
Tepi:Tepi daun bisa rata atau bergerigi, dan ini dapat bervariasi antar
individu. Ada yang memiliki tepi daun yang halus dan ada yang bergerigi.
·
Basal: Daunnya melekat pada batang secara berseling, dan bentuk pola daun
bisa menghasilkan tampilan simetris.
·
Pertulangan: Pertulangan daun bersifat pinnate, artinya memiliki satu
urat utama (midrib) yang membentang dari pangkal hingga ujung daun, dengan
urat-urat cabang yang berasal dari midrib ini.
Morfologi batang Kembang Merak
Semak, Perdu: Kembang merak umumnya berbentuk semak atau perdu. Tanaman
ini bisa mencapai ketinggian tertentu dan memiliki cabang-cabang yang tumbuh
dari batang utama. Batangnya mungkin memiliki kulit yang kasar tergantung pada
usia tanaman.
Morfologi akar Kembang Merak
·
Jenis akar Tunggang
Tanaman ini memiliki sistem akar yang
umumnya berbentuk tunggang pada tahap awal pertumbuhannya, tetapi seiring
waktu, sistem akarnya dapat menghasilkan akar serabut. Akar tunggang memberikan
stabilitas, sementara akar serabut membantu dalam penyerapan air dan nutrisi.

Komentar
Posting Komentar