Mengenal lebih dekat Taksonomi dan Morfologi Tumbuhan Cabai (Capsicum annuum)
1. Cabai (Capsicum
annuum)
![]() |
| Cabai (Capsicum annuum) |
·
Kingdom:
Plantae,
·
Divisio: Spermatophyta,
·
Subdivisio: Angiospermae,
·
Class: Dicotyledone,
·
Subclass: Sympetalae,
·
Ordo: Solanace,
·
Familia: Solanaceae,
·
Genus: Capsicum,
·
Spesies: Capsicum annuum L
Morfologi Cabai (Capsicum
annuum)
AKAR
Fungsi:
Menyerap air dan mineral dari tanah, menyokong tanaman, dan menyimpan cadangan
makanan.
Struktur
·
Akar Serabut: Akar cabai biasanya memiliki
sistem akar serabut yang mencakup banyak akar kecil dan halus. Ini membantu
tanaman untuk menyerap air dan mineral dengan efisien.
·
Zona Tumbuh: Bagian ujung akar disebut
zona tumbuh, tempat pertumbuhan akar baru terjadi.
·
Rambut Akar: Struktur ini meningkatkan
area permukaan akar yang berkontak dengan tanah, meningkatkan penyerapan
nutrisi.
BATANG
Fungsi:
Menyokong daun dan bunga, mengangkut air, mineral, dan nutrisi dari akar ke
bagian atas tanaman, serta membawa hasil fotosintesis dari daun ke
tempat-tempat yang dibutuhkan.
Struktur:
·
Nodus dan Internodus: Cabai memiliki
batang yang bercabang dengan nodus (tempat daun dan cabang-cabang tumbuh) dan
internodus (bagian antara dua nodus).
·
Kambium: Merupakan lapisan sel aktif
pertumbuhan yang membentuk jaringan vaskular, termasuk pembuluh kayu dan
pembuluh tapis.
·
Kulit Batang: Melindungi bagian dalam
batang dan dapat mengandung stomata yang membantu dalam pertukaran gas.
DAUN
Fungsi:
Tempat utama fotosintesis terjadi, menghasilkan makanan untuk tanaman.
Struktur:
·
Helai Daun: Bagian datar dan lebar dari
daun tempat fotosintesis berlangsung.
·
Tangkai Daun: Menghubungkan helai daun
dengan batang.
·
Ujung Daun: Pada cabai, daun seringkali
memiliki ujung tajam atau meruncing.
·
Venasi: Jaringan pembuluh yang membawa air
dan nutrisi ke daun dan membawa hasil fotosintesis ke bagian lain tanaman.

Komentar
Posting Komentar