Mengenal lebih dekat taksonomi dan morfologi Pirandai (Cissus quadrangularis)
Pirandai
Kingdom: Plantae
Subkingdom: Tracheobionta
Superdivisi: Spermatophyta
Divisi: Magnoliophyta
Kelas: Magnoliopsida
Subkelas: Rosidae
Ordo: Rhamnales
Famili: Vitaceae
Genus: Cissus
Spesies: Cissus quadrangularis L.
Morfologi daun Pirandai
·
Bentuk Daun: Daun Pirandai memiliki bentuk oval atau hati-hati dan
biasanya terdapat di ujung ranting.
·
Ujung Daun: Ujung daunnya bisa runcing atau meruncing.
· Tepi Daun: Tepi daunnya bisa bergerigi atau rata, tergantung pada variasi
tanaman dan faktor pertumbuhan.
·
Dasar Daun (Basal): Daun Pirandai melekat pada batang melalui tangkai
daun yang panjang.
· Pertulangan Daun: Pertulangan daunnya umumnya menyirip, dan
struktur pertulangan daunnya berbentuk palmatin, yaitu saluran saraf yang
bercabang-cabang dari satu titik pusat.
Morfologi batang Pirandai
Herba. Tanaman ini umumnya
tumbuh sebagai tanaman merambat atau menjalar, memiliki batang bersegi empat
yang khas, dan cenderung merambat di sepanjang permukaan tanah atau tanaman
lain. Batang bersegi empat yang mirip dengan kalamus atau tabung adalah salah
satu ciri khas Pirandai. Meskipun bisa tumbuh sebagai semak kecil, Pirandai
lebih umum ditemui sebagai herba merambat.
Morfologi akar Pirandai
·
Akar Tunggang:
Pirandai memiliki akar tunggang yang tumbuh ke dalam tanah secara
vertikal dari pangkal tanaman. Akar tunggang ini berfungsi untuk memberikan
stabilitas struktural dan membantu tanaman menyerap air dan nutrisi dari dalam
tanah.
·
Akar Serabut:
Selain akar tunggang, Pirandai juga memiliki akar serabut yang berkembang
di sekitar permukaan tanah. Akar serabut ini bertanggung jawab untuk menyerap
air dan nutrisi di lapisan tanah lebih dangkal.

Komentar
Posting Komentar